"Akhirnya kau pulang juga, Xander. Bibik sudah tidak tahu bagaimana harus menjawab pertanyaan Andrew. Dia terus mencari Sena," lapor Bik Arta saat Xander akhirnya masuk ke rumah. "Ya, Bik. Untung saja truknya sudah diangkut. Oh ya, di mobil ada baju kotor milikku dan Sena," pesan Xander sambil mengedikkan kepalanya. "Ah, biar Bibik keluarkan." "Hmm, terima kasih, Bik," sahut Xander lagi dengan datar. Henry yang mengetahui kedatangan Xander pun segera keluar menyambut Xander dan langsung memberikan laporannya. "Anda sudah kembali, Pak." "Kau belum ke kantor, Henry?" "Aku sudah menelepon untuk memastikan semua baik-baik saja di kantor, Pak. Tapi aku masih belum berhasil menyuruh Nona Miranda keluar." Xander langsung menggeram mendengarnya. "Sial, dia benar-benar masih di sini?" "Dia

