Jantung Sena masih berdebar begitu kencang dan hatinya seolah seperti baru saja tertusuk oleh benda tumpul saat melihat Xander dan Miranda yang berciuman begitu mesra di dalam kamar. Sungguh Sena menyesali keputusannya untuk mengintip karena secara mengejutkan, rasanya begitu menyakitkan sampai Sena kesulitan bernapas. Sena pun segera mengalihkan tatapannya lagi ke depan saat Andrew menoleh dan tersenyum padanya. Andrew pun terus menggandeng tangan Sena masuk ke dalam kamarnya. Tanpa Sena sadari, kejadian yang sebenarnya sama sekali tidak seperti yang ia lihat. Xander masih berdiri di kamarnya sambil membelakangi pintu dan menelepon tadi saat tiba-tiba Miranda masuk ke sana. Xander yang kaget pun menoleh, namun Miranda langsung menyerang Xander dengan memeluk dan menciumnya dengan mesr

