Deg. Jantung Alessia berdegub kencang mendengar suara itu. Entah mengapa kejadian di Staten Island sedikit mempengaruhinya. Namun untuk ke sekian kali, Alessia menepisnya. Jujur, ia sama sekali tak mau berurusan dengan yang namanya cinta. “Maaf?” Tanya Alessia tak mengerti. “Kenapa kamu memblokir nomorku?” Ulang Harry. Sejenak, Alessia tak mengerti maksud ucapan Harry. Namun saat ia mengingat nomor orang iseng yang mengiriminya pesan dan berakhir ia blokir. Kini ia paham. “Saya tidak tahu kalau itu nomor Anda, Mr. Wallace” Jawab Alessia. “Setidaknya balas pesanku” Ujar Harry. “Maaf, Mr. Wallace. Saya rasa itu bukan kesalahan saya karena Anda sendiri tidak memperkenalkan diri terlebih dahulu” Ucap Alessia tenang. “Baiklah. Kalau begitu ayo makan siang bersama” Ajak Harry. “Maaf Mr.

