STUCK WITH YOU 2- 30

1845 Kata

Satu bulan kemudian. Safa sudah terbiasa bangun dengan posisi intim dengan lelaki yang mendekapnya erat. Dia mematikan alarm di ponsel tepat jam empat lewat lima belas pagi, tangannya menahan letak selimut tetap di dadànya. Azriel sudah membuatnya menjadi seorang wanita utuh bukan lagi gadis yang polos. Setiap kali Safa mengingat itu, pipinya akan merona padahal ini sudah berjalan lebih dari satu bulan. Safa mencari jepitan rambut lalu menggulung asal. Dia mengguncang bahu Azriel, “Ka sudah jam empat lewat, bangun... kita harus mandi sebelum salat subuh.” “Hm.” Azriel memang tak sulit dibangunkan. “Aku mandi duluan.” Ketika Safa akan bangun tangan Azriel malah membelit dan menarik pinggangnya hingga kembali masuk ke dekapannya. “Ka... Lepas!” Protes Safa. Azriel malah menger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN