Keinginan Sarah tidak pernah berhenti di satu titik. Kalau sebelumnya hanya soal ingin jadi sekretaris, lalu membawa karyawan ke salon tanpa alasan masuk akal, maka fase berikutnya… jauh lebih tidak terduga. Dan kali ini— Bahkan Javier tidak siap. Semua bermula saat mereka sedang berada di New York City untuk urusan bisnis Javier. Rencana awalnya sederhana—rapat, tanda tangan kerja sama, lalu kembali ke hotel untuk istirahat. Tapi rencana itu hanya bertahan… sampai Sarah mulai merasa bosan. Mobil mereka berhenti di salah satu sudut Manhattan. Jalanan ramai, suara klakson bersahutan, orang-orang berlalu lalang tanpa peduli satu sama lain. Di trotoar, beberapa pengamen berdiri—memainkan gitar, biola, bahkan drum sederhana dari ember plastik. Sarah yang awalnya hanya menatap keluar jen

