Bab 35

1219 Kata

Malam mulai turun perlahan di atas mansion besar itu. Langit New York berubah menjadi warna biru tua yang dalam, lampu-lampu kota mulai menyala satuh per satu di kejauhan. Angin malam yang sejuk berhembus lembut melewati balkon kamar utama. Javier duduk di kursi balkon. Di tangannya ada gelas sampanye yang hampir setengah kosong. Ia memutarnya perlahan, memperhatikan gelembung kecil yang naik ke permukaan sebelum akhirnya menghilang. Pikirannya tidak sepenuhnya berada di sana. Tatapannya lebih sering jatuh ke halaman depan mansion. Beberapa menit kemudian, suara mesin mobil terdengar pelan dari gerbang utama. Javier mengangkat sedikit kepalanya. Mobil yang membawa Sarah dan Tiana akhirnya masuk ke halaman mansion. Lampu depan mobil menyapu jalan masuk yang panjang sebelum akhirnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN