Sore itu mansion terasa tenang seperti biasanya. Cahaya matahari menembus jendela-jendela besar ruang tamu, membuat lantai marmer berkilau lembut. Sarah sedang berdiri di dekat meja panjanng, merapikan beberapa bunga yang tadi ia beli ketika suara mobil berhenti di depan rumah. Pelayan membuka pintu. Seorang wanita masuk. Wanita itu cantik. Tinggi, rambut panjang yang jatuh rapi di bahunya, mengenakan gaun sederhana tapi elegan. Wajahnya cerah dan percaya diri, seolah sudah sangat akrab dengan tempat itu. Sarah yang berdiri beberapa langkah dari pintu otomatis menoleh. Wanita itu langsung berkata pada pelayan, “Aku mencari Javier.” Nada suaranya santai. Tidak canggung. Tidak ragu. Sarah tidak sempat mengatakan apa-apa karena langkah kaki Javier sudah terdengar dari arah lorong. Jav

