Siang mulai bergeser pelan setelah mereka kembali dari taman. Udara di dalam mansion terasa lebih sejuk, tirai ditarik setengah, dan suasana kembali tenang. Sarah duduk di ruang tengah dengan posisi santai, sementara Javier akhirnya kembali membuka tabletnya, mencoba mengejar pekerjaan yang sejak pagi tertunda. Beberapa menit pertama berjalan normal. Terlalu normal. Dan Javier tahu—itu tidak akan bertahan lama. Sarah yang tadinya diam, perlahan menggerakkan kakinya sedikit. Tangannya bermain dengan ujung bantal, matanya tidak benar-benar fokus ke satu titik. Itu tanda. Javier bahkan belum mengangkat kepala, tapi sudah tahu. “Apa,” katanya datar. Sarah langsung menoleh. “Kamu tahu…” “Iya.” Sarah tersenyum kecil. Namun tidak langsung bicara. Ia seperti menikmati momen itu. Lalu

