Pagi di Manhattan datang dengan cahaya yang lembut, tapi suasana di dalam mansion Javier masih menyisakan sisa ketegangan dari malam sebelumnya. Tidak ada kesibukan berlebihan, tidak ada suara langkah cepat seperti biasanya—semua bergerak lebih pelan, lebih hati-hati, seolah seluruh rumah ikut menyesuaikan diri dengan kondisi Sarah yang akhirnya tertidur setelah malam yang cukup membuat semua orang waspada. Javier tidak benar-benar tidur. Ia hanya duduk di sisi ranjang sepanjang malam, sesekali menatap Sarah, sesekali melihat jam, memastikan napasnya stabil, memastikan tidak ada tanda-tanda nyeri lagi. Setiap gerakan kecil dari Sarah langsung membuatnya waspada, dan setiap kali Sarah sedikit bergeser dalam tidurnya, tangannya refleks mendekat, seolah siap menjaga sesuatu yang bahkan tida

