Bab 139

919 Kata

Pagi berikutnya datang dengan suasana yang jauh lebih tenang. Cahaya matahari memenuhi setiap sudut mansion, membuat lantai marmer berkilau. Dari dapur sudah tercium aroma roti yang baru matang, sementara beberapa maid sibuk membawa bunga segar untuk mengganti rangkaian bunga yang mulai layu. Sarah masih duduk di ruang keluarga setelah selesai sarapan. Di pangkuannya ada sebuah tablet. Sejak tadi ia terlihat sangat serius. Sesekali dahinya berkerut. Sesekali matanya membesar. Sesekali ia tersenyum sendiri. Javier yang sedang membaca laporan keuangan perusahaan memperhatikannya dari balik layar laptop. Lima menit. Sepuluh menit. Lima belas menit. Sarah sama sekali tidak mengganggunya. Hal itu justru membuat Javier merasa aneh. Karena biasanya... Setiap beberapa menit Sarah sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN