Pak Usman menatap Pak Tugiman. "Kami memiliki dua tujuan kesini?" "Dua tujuan, apa?" Pak Tugiman langsung bertanya. "Tolong dengarkan dulu apa yang akan di sampaikan Pak Usman hingga selesai, jangan dipotong dulu." El menatap Pak Tugiman. "Baiklah." "Pertama, kami ingin membatalkan rencana pernikahan Risman dan Amanda." "Apa, Usman ...." "Tolong jangan dipotong dulu, Pak!" El berkata lebih tegas kali ini. "Maaf." Pak Tugiman jelas terlihat segan pada El. "Kedua. Kami datang melamar Amanda untuk adik angkat Pak El. Mahar dan seserahan yang kita sepakati untuk pernikahan Risman dan Amanda, nantinya akan diberikan oleh adik angkat Pak El pada Amanda, sesuai permintaan keluarga Mas Tugiman, yaitu uang lima puluh juta dan seserahan lainnya." Pak Tugiman sekeluarga terkejut mendeng