BAB 60

1176 Kata

Asap rokok mengepul memenuhi dapur kecil itu, menggantikan aroma kopi dan roti panggang yang biasanya menenangkan pagi Alejandro. Dalam tiga hari terakhir, ia hampir tidak tidur, hanya duduk di kursi yang sama dengan sebatang rokok selalu terselip di jarinya. Setiap tarikan terasa pahit, tapi itu satu-satunya cara agar pikirannya tetap waras di tengah kekacauan yang melanda. Sejak kabar perselingkuhannya dengan Natalia terungkap, hidupnya berubah jadi penjara tanpa jeruji. Ia menolak keluar, menolak bicara dengan siapa pun kecuali Marco dan Camila yang terus menelepon, meminta agar ia tetap di rumah. Mereka tahu betapa keras kepala Alejandro, tapi bahkan mereka pun tak mampu menenangkan gejolak batinnya. Yang diinginkannya sederhana: bertemu Natalia. Ia tahu perempuan itu pasti hancur, m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN