Victor berdiri di depan Haidar yang memunggunginya. Laki-laki itu seolah tidak melihat kedatangannya. Victor sudah bersiap untuk mengeluarkan semua pembelaan ataupun memberikan bukti-bukti yang ia punya. Kalau dalam hal ini, dirinya dijebak. Ia akan mengeluarkan semua kemampuan untuk membuat Haidar percaya. Ia sudah siap kalau dihajar atau dipukul. Tidak masalah kalau harus keluar dari tempat ini dalam kondisi babak belur. Yang terpenting adalah jabatannya aman. Yang paling ditakutinya justru bukan kekerasan fisik, tapi perkataan Haidar. Kampanye resmi memang belum dimulai. Sudah ada wacana kalau dirinya akan menjadi pasangan Haidar. Namun, itu masih bisa berubah karena memang belum didaftarkan secara resmi. Tidak masalah kalau Victor harus bersimpuh dan memohon, kalau perlu menjilat kaki

