BAB 66

1240 Kata

Natalia duduk memeluk lutut di sudut kamarnya, memandangi langit senja yang mulai gelap di balik jendela. Untuk pertama kalinya dalam hidup, ia bertanya-tanya—apakah Tuhan benar-benar ada? Selama ini ia percaya, Tuhan selalu menolong umat-Nya di saat terpuruk, bahwa ada tangan tak terlihat yang menuntun keluar dari kegelapan. Namun kini, keyakinan itu mulai goyah. Segala penderitaan yang menimpanya terasa seperti bukti bahwa ia telah ditinggalkan. Ia sadar, dirinya bukanlah perempuan suci. Terlalu banyak dosa yang membekas di hidupnya, terlalu banyak kesalahan yang tak sempat diperbaiki. Namun yang paling berat, yang membuatnya merasa terkutuk, adalah cintanya pada Alejandro—cinta yang tumbuh di waktu yang salah, saat ia masih menjadi istri orang lain. Natalia telah mencoba bertobat, mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN