Lagi-lagi, Fika berdecak karena mobil Abi masih saja berada tidak jauh di belakangnya. Sampai kapan pria itu mau mengikuti Fika seperti sekarang? Apa pria itu tidak memiliki pekerjaan? Apa mau Abi sebenarnya? Kesal karena terus diikuti, Fika lantas menyalakan lampu sein untuk menepi. Benar saja, mobil Abi juga menepi dan ikut berhenti saat Fika lebih dulu menghentikan roda empatnya. Dengan menahan kesal, Fika keluar dan segera menghampiri mobil mantan suaminya. Melihat Fika berjalan ke arahnya, Abi bergegas keluar lalu duduk di depan kap mobilnya. “Aku bakal ikutin kamu terus, kalau kamu nggak mau bicara.” “Mas, ini jam kerja.” Fika tahu benar betapa padatnya pekerjaan Abi sebagai pengacara. Namun, mengapa pria itu bisa memiliki waktu luang, untuk mengejar Fika seperti sekarang. “Nggak

