
“Mama.”Nayra Kirana menunduk, jantungnya bergetar saat seorang gadis kecil memeluk pinggangnya erat.
“Mama? Sayang, mana papa kamu? Aku ada perlu sama papa kamu.
”Belum sempat anak itu menjawab, suara seseorang terdengar dari belakang.“Luna? Kamu tadi bicara?”
