36. | Special Guest

2170 Kata

"Mas, bangun. Udah pagi loh." "Ngh~ jam berapa sekarang?" "Jam lima. Kamu siap-siap dulu. Waktu nggak bakal nunggu." Damar lantas bangkit dari tidurnya meski begitu berat. Matanya benar-benar berat mengingat ia hanya tidur sekitar satu jam setengah. Kalila yang menyadari itu, lantas mengusap pipi Damar dengan lembut. Kemudian, ia hadiahi kecupan ringan di sana. "Ayo, bergegas." "Hm." Damar hanya bergumam. Sedikit gontai ia melangkahkan kaki menuju kamar mandi. Sementara menunggu Damar selesai mandi, Kalila melangkah menuju dapur untuk mempersiapkan sang suami sarapan dan bento seperti kemarin. Kali ini, ia akan memberi kesan yang berbeda pada bentonya. Begitu banyak referensi yang ia dapat dari internet terkait bento. Hal tersebut sangat membantu Kalila untuk memvariasikan bento yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN