Mood yang terbangun bagus beberapa waktu yang lalu, mendadak ambruk ketika mengetahui keberadaan sang ibunda dan adik di penthouse. Bukannya tidak menginginkan kehadiran mereka, tetapi mengapa mereka hadir di waktu yang tidak tepat seperti ini? Ketika ia ingin bermanja dengan istri dan melakukan sesuatu yang menyenangkan. Ia bela-belain membereskan pekerjaan dengan cepat. Eh, ternyata apa yang terjadi? Sungguh menyebalkan. "Abang! Kenapa si? Nggak mau Dara sama bunda ada di sini? Jahat deh!" Dan bocil yang satu itu benar-benar semakin memperburuk suasana hati seorang Damar. Sifat bawel Dara sungguhlah menguras emosi. Syukur, ada Kalila yang senantiasa menenangkan dirinya agar tidak terbawa emosi oleh perangai Dara. "Udah, makan yang bener, Dara. Berhenti ngoceh di depan makanan. Nggak b

