Penolakan Luar Biasa dari Mita

1163 Kata

"Mbak Mita," panggil Ibu Leni yang melihat Mita melamun ketika ditanya mengenai suaminya. "Eh? Iya Ibu gimana? Maaf Mita melamun," balasnya. Ibu Leni tersenyum dan membelai bahu Mita. "Ada apa? Mengapa terlihat menyakitkan sekali ketika Ibu bertanya mengenai suamimu? Apakah Mbak Mita mengalami sesuatu yang menyedihkan?" "Enggak pa-pa, Bu. Mita hanya malas membahas lelaki itu." "Loh? Kenapa? Itu 'kan suami Mbak Mita." "Suami? Mita berpikir, apakah dia pantas dan layak disebut suami, Bu?" "Maksudnya, Nak?" Kali ini Ibu Leni terlihat lebih bersahabat dan seakan berbicara dengan anak sendiri. "Bu, terlalu banyak luka yang Mita terima selama bersamanya. Dia bahkan tak menganggap Mita istrinya melainkan pelayannya. Selama ini, Mita diperlakukan semena-mena olehnya, Bu." "Selama ini, aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN