Bab 9

1005 Kata

“Nisa, sudah Mas bilang, Mas menikahi Warda hanya sebuah tanggung jawab, kenapa kamu masih mempermasalahkan nya?" Rayyan mulai frustasi, istrinya tidak ingin kembali bersamanya. Nisa terkekeh pelan, bukan hanya tanggung jawab, perlakuan Rayyan saja sudah berat sebelah, sejak kehadiran Warda, dia sudah tidak pernah merasakan cinta dari Rayyan. “Pulanglah Mas, jangan sampai wanita mu*n itu datang kerumah ku dan membuat kekacauan." “ANNISA!!" Rayyan tidak suka jika Annisa menyebut Warda sebagai wanita muda*n, wanita itu adalah ibu dari putranya, meskipun tidak ada cinta tetapi tetap dia tidak suka mendengar itu semua. Annisa tertawa samar, Rayyan sudah berani membentaknya. “Apa? Mas Rayyan mau marah? Tidak Terima kalau aku mengatakan hal buruk tentang istri kedua mu itu, hmm?" “Janga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN