Darah Sita memanas. Tidak mendapat jawaban yang memuaskan dari Agastya, ia membalikkan badan hendak turun. Ternyata ia tidak bisa pergi begitu saja. Tangannya ditahan dengan kuat oleh suaminya. Agastya menarik paksa tubuh sang istri yang masih tanpa busana hingga ambruk ke sisinya. Mereka baru saja menikmati momen yang luar biasa. Mengapa harus dirusak dengan pertikaian? “Ayolah, jangan berdebat. Aku masih ingin memelukmu seperti ini, Sita,” mohon pria itu dengan nada memelas. ISTRIKU PEMALAS DAN BOROS Perkenalkan, namaku Rangga, usiaku 35 tahun. Aku bekerja di salah satu perusahaan yang cukup ternama di kotaku, Semarang. Aku berposisi sebagai salah satu staf penting di perusahaan tersebut. Aku sudah bekerja di sana sejak usia 22 tahun, sebelum aku menikahi Riana, wanita yang menda

