Bab 32. Memendam Rasa Sakit

1060 Kata

“Maafkan aku, Sayang. Lain kali jika aku pulang terlambat dan kamu sudah mengantuk, kamu bisa beristirahat terlebih dahulu. Kasihan juga anak kita nantinya jika harus diajak begadang hanya untuk menunggu papanya pulang kerja,” ucap Ethan yang hanya menadapatkan sebuah anggukan kecil dari Olivia. Tangannya terulur untuk mengusap perut Olivia yang masih terlihat rata. “Kamu pasti capek kan, Mas? Akan aku siapkan air hangat untuk kamu membersihkan badan,” tawar Olivia yang hendak berjalan mendahului Ethan. “Nggak usah, Liv. Kamu beristirahat saja, sudah malam. Untuk air hangat aku bisa siapkan sendiri,” jawab Ethan. Setelahnya pria itu langsung masuk ke dalam kamar mandi. Selesai membersihkan badan, Ethan berjalan menghampiri istrinya dengan senyum yang biasa ia tampilkan di hadapannya. O

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN