Bab 28

896 Kata

“Satu!” Sierra langsung mendekatkan wajahnya, hendak menyentuhkan bibirnya di pipi Lucas. Namun dengan gesit, Lucas memutar kepalanya hingga membuat kecupan singkat itu justru meleset dan mendarat tepat di bibirnya. Mata Sierra membulat. Rasa hangat, lembut dan kenyal itu membuat jantungnya berdebar kencang. Ia segera menjauh. Ia tak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. Bahkan pernikahannya dengan Marcel tak pernah memberinya perasaan yang sama. Selama ini ia mengira rasa tenang yang diberikan Marcel adalah cinta. Bahkan ia mengira sikap posesifnya adalah karena perasaan agung itu. “Jadi … kita sekarang adalah sepasang kekasih,” tegas Lucas dengan seulas senyum kemenangan tersungging di bibirnya. “Kenapa … dari sekian banyak gadis, kamu justru memilih aku?” tanya Sier

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN