Kavaya masih terdiam di ambang pintu setelah mengatakan itu semua pada King. Disana dia juga melihat aura kemarahan di wajah King yang memang terlihat lebih dewasa saat ini. Jangan di tanya bagaimana wajah Gisela yang sudah semakin ketakutan. "Tidak King, ini pasti jebakan. Dia pasti menjebak ku, dia pasti iri denganku karena aku menjadi tunanganmu." elak Gisela lagi. Kavaya menaikkan sebelah alisnya mendengar itu, dia merasa lucu saat ini karena Gisela masih mampu mengelak sedangkan Leo sudah menutup matanya karena kesal. Proyek senilai milyaran harus hilang karena kebodohan Gisela yang selalu mengganggu King. "Cih, aku bahkan baru datang ke negara ini? Bagaimana aku bisa mengenal tunanganmu? Apa kamu begitu bodoh dalam berpikir? Apa otakmu berpindah ke lutut? Dari pada menjebak mu le

