71. Ending part

1921 Kata

Taxi berhenti di halaman rumah kecil yang masih sangat bagus. Rumah yang dulu menjadi tempatnya berpulang saat lelah seharian mencari rejeki. Suasana masih sama, masih ada gazebo di depan dan pohon kelengkeng di samping kiri rumah itu. Halaman yang bersih dan terawat. Itu Milly yang melakukannya, bukan Lia, karna Lia sudah sibuk bekerja dan tak pernah memiliki waktu untuk sekedar menyirami tanaman. Samsul turun dengan di bantu oleh Milly, sementara Agas memilih mengangkat koper masuk ke dalam rumah. Sopir taxi segera melajukan mobil meninggalkan halaman rumah setelah mendapatkan pembayaran. “Pa,” seru Milly, karna Samsul tak juga melangkah masuk. Lelaki berstatus mertua ini tetap berdiri dengan bantuan tongkat, menatap rumah kecil dengan model alami; kampung limasan. “Ayo masuk,” ajaknya

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN