Motor besar itu sudah masuk ke dalam halaman parkiran gedung di mana Puri da Aji bekerja. mereka datang memang sudah agak siuang, jadi parkiran motor pun mulai padat. Beberapa orang agak sinis melihat Puri yang menggonceng mesra pada Aji. Beberapa wanita yang menyukai Aji pun merasa tak percaya dengan apa yang di lihatnya sekarang. Biasanya Aji datang sendiri atau sesekali ia pergi dnegan wanita cantik bagai model sampul majalah gadis belia. Tapi saat ini? Kenapa Aji bersama denagn rekan kerjanya yang tak begitu cantik dengan tubuh kurus tanpa ada lekukan tubuh yang menonjol. Aji membantu melepaskan helm Puri dan di leyakkan di motor besar itu lalu menggandeng tangan Puri dengan erat. Aji tak pernah peduli dengan ucapan orang. Aji tak pernah mau ambil pusing dengan semua celotehan tak pe

