Chapter 48

1232 Kata

Angin dingin malam ini berhembus kencang menerpa kulit setiap orang yang berada di jalan. Cuaca dingin yang menusuk kulit membuat beberapa orang bergegas masuk ke dalam cafe yang berada di seberang jalan. Sementara itu, di depan sebuah gedung apartemen, ada Delwyn yang duduk manis di dalam mobil sembari menatap unit apartemen Clarissa. Tanpa mencari tahu pun, Delwyn bisa mengetahui kalau saat ini Clarissa berada di dalam saat melihat lampu apartemen wanita itu menyala. Sudah hampir 1 jam ia berada di sana hanya untuk mengawasi apartemen wanita itu. Bahkan sampai melewatkan makan malam tepat waktunya. Ia takut kalau sesuatu terjadi pada Clarissa jika ia pergi dari sana. Delwyn sendiri pun tak mengerti dengan dirinya sendiri. Selama bertahun-tahun ia membenci dan berusaha melupakan wanita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN