“Siapa?” tanya Delwyn. “Ini aku, Indira,” sahut Indira di depan pintu. “Apa Aldrich ada di da-” Belum sempat wanita itu menyelesaikan kalimatnya, pintu kamar Delwyn telah dibuka yang disusul teriakan ketiga keponakannya. “Uncle~” seru Triplet sembari berlari menghampiri Delwyn. “Eh, Sayang. Jangan lari,” pinta Indira pada ketiga putrinya. “Triplet~” Delwyn ikut berseru seraya merentangkan kedua tangan untuk menyambut keponakan tercintanya. Mereka benar-benar penyelamatnya malam ini. “Maaf, aku tidak bisa mencegah mereka membuka pintu. Aku hanya datang untuk mencari Aldrich, karena sejak tadi dia tidak terlihat,” ucap Indira merasa bersalah. “Tidak apa-apa,” sahut Aldrich lembut sembari merangkul pinggang sang istri. “Bukan begitu. Tadi kalian pasti sedang berbicara masalah serius. T

