Delwyn bersiul kecil sembari melangkah masuk ke mansion. Bibirnya tak berhenti tersenyum sejak kembali dari rumah Olivia. Masih teringat jelas di ingatannya wajah merona wanita itu ketika melihatnya. Jantung Delwyn lantas berdetak cepat. Ada rasa bahagia yang bergemuruh di dalam dadaanya. Rasa bahagia yang bahkan tak akan cukup jika hanya diungkapkan dengan kata-kata. Seolah tidak ada yang bisa menandingi rasa bahagianya saat ini. Langkah pria itu seketika berhenti ketika ponsel di sakunya berdering yang menandakan panggilan masuk. Tanpa basa-basi, ia langsung mengeluarkan ponsel tersebut. Senyum Delwyn memudar ketika melihat nama Clarissa tertera di layar ponselnya. Seketika, ingatan pria itu melayang pada percakapannya bersama Olivia tadi. “Kau bertindak seperti ini. Lalu, bagaimana

