Sesil menarik sudut bibir ketika menerima Ayres dari gendongan sang babysitter, wanita itu tertawa gemas ketika Ayres menggerakkan badannya dengan lucu. "Ah, apa kalian akan menginap?" tanya Tandean sembari menarik Sania ke dalam rangkulan. Zayn mengerutkan dahi karena sadar bahwa adiknya yang bertingkah itu pasti memiliki maksud dan tujuan. "Sania butuh istirahat untuk memulihkan diri dan aku akan menemaninya untuk tidur sebelum kembali ke sini lagi untuk mengambil Ayres," ujarnya memberi penjelasan. Zayn berdecak dan sudah bisa menduga bahwa pria itu hanya sedang menitipkan anak-anaknya karena dia ingin berduaan dengan sang istri. "Sania akan tidur tanpa perlu kau temani," ujarnya sinis. Hal itu tentu saja tidak digubris oleh Tandean yang kini sedang menuntun Sania untuk menaiki a
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari