"Aduh Keira, jangan naik tangga. Bahaya Sayang!" Keira yang berniat menaiki tangga sontak menghentikan langkahnya, ia berbalik menghadap Ajeng yang kini sudah berdiri tepat di hadapannya dengan raut wajah panik. Dengan lembut, Ajeng menuntun Keira agar Keira duduk di sofa yang berada tak jauh dari tangga. "Kan sudah Ibu bilang, jangan naik tangga, naik lift saja." Untuk kesekian kalinya Ajeng kembali menasehati Keira, melarang Keira menaiki anak tangga yang jumlahnya sangat banyak. Keira merenggut, kesal karena ketahuan akan menaiki tangga. Padahal tadi ia sudah memastikan kalau tidak ada orang yang akan memergokinya menaiki tangga. Tapi entah kenapa, Ajeng tiba-tiba datang dan meneriakinya. "Bu, Keira hanya mau menaiki tangga bukan angkat beban berat." Ajeng dan Hesti ak

