Bab 136

1317 Kata

“Lo balik naik apa? Mau gue anter pulang?” tanya Asia kepada Kalila. “Nggak perlu. Kakak gue jemput,” jawab Kalila. “Hmm…,” gumam Asia. “Apa perlu gue temenin sampai kakak lo jemput?” “Nggak usah. Lo duluan aja. Kan lo ada jadwal buat ngajar les.” Asia menghela napas dalam. “Gue merasa nggak sanggup ke rumah Pak Shan. Takut nyut-nyutan hati gue kalau lihat dia.” “Kuat-kuatin,” kata Kalila seraya menepuk punggung Asia memberi semangat. “Udah sana.” Asia menganggukkan kepala. Kemudian ia berjalan menuju tempat parkir yang berada di hadapannya, meninggalkan Kalila yang kini sibuk dengan ponselnya. Asia langsung masuk ke dalam mobilnya, bersiap meninggalkan halaman parkir kampus. Namun, tiba-tiba saja mesin mobilnya tidak mau menyala. Asia beberapa kali mencoba menstarter mobilnya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN