Pramasta sadar ada yang salah dengan dirinya sejak terbangun dari tidurnya. Saat membuka mata, dia melihat bidadari di sampingnya, memeluknya dan memberinya ciuman pagi. Pramasta semakin tidak percaya ketika dia hendak mandi, air mandi sudah siap, berikut dengan seluruh alat mandinya, ditambah air panas yang siap membuatnya semakin bersemangat. Setelah mandi dan berpakaian sesuai dengan saran dari bidadari, dia juga melihat ruang makan yang penuh dengan sarapan bergizi dan buatan sendiri. Ada bubur ayam dengan kuah daging yang enak, ditambah dengan kerupuk dan segelas jus jambu kesukaannya serta secangkir kopi yang siap dinikmati. Pramasta memang sudah terbiasa dilayani pembantu. Namun, tidak pernah sedetail itu. Juga, Ayu memberinya aroma baru yang wangi dan adiktif, membuatnya tidak bi

