55. First Night

2033 Kata

Tolong, aku kesulitan menjabarkan bagaimana bahagiaku saat melihatmu mencium tangan ini dan aku mengecup keningmu setelah salam terakhir. . . Saat Daaron menghubungi Dikara dan tidak diangkat, lalu untuk pertama kalinya dia tahu ternyata Dikara terlelap di pukul sembilan malam kurang, setelah hari-hari itu Daaron mulai sering mendengar Dikara pamit tidur duluan. Senang, tentu saja. Namun, untuk malam pertamanya ini ... serius, nih, bobok sehabis salat Isya? Wait, sebelum itu .... Acara pernikahan selesai pukul lima sore. Ya, tidak sampai malam. Capek. Dikara juga yang minta. Daaron, sih, setuju pol. Kan, supaya malamnya fokus bikin dedek. Ehm. Saat itu ... saat tamu undangan sudah bubar dan tenda pelaminan langsung diringkus, propertinya paling utama—langsung dibereskan. Kemudian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN