Gentleman

888 Kata

“Abang keluar dulu, Nay mau ganti baju …,” kata Naraya dengan suara pelan. Kedua tangannya menahan ujung gaun paling atas ballgown off shoulder-nya. “Nay, masa malu … kita ‘kan udah nikah … aku juga pernah jilat—“ “Abaaang!” Naraya berseru panik sembari menutup telinga membuat gaunnya jatuh melingkar di kaki menyisakan camisol pendek berbahan satin yang membalut tubuh Naraya yang kini jadi tampak semakin seksi. Ghazanvar tergelak, kedua tangannya merengkuh Naraya lalu membawa ke atas ranjang dengan cara sedikit mengangkat tubuh istrinya. “Bang!” Naraya berseru sembari meronta membuat Ghaznavar harus menurunkan Naraya di sisi ranjang. “Banyak yang harus Abang jelasin sama Nay, tentang Svarga dan Zaviya dan tentang Abang yang selalu mengambil keputusan sendiri … Nay enggak suka Abang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN