Detik-Detik Sebelum Kelahiran ~~

1704 Kata

Setibanya di rumah sakit Padjajaran, wanita yang tengah meringis, menahan rasa sakit itu, segera di bawa ke ruang tindakan oleh para perawat yang bertugas di IGD, untuk mendapat pertolongan pertama. Dengan perasaan khawatir, panik, dan takut, Azeil menunggu di balik tirai pembatas, ditemani oleh Oris, Rhea, Zeira dan Arash di sisi kiri dan kanan. Ia tarik napas dalam-dalam, kemudian menghembuskannya secara perlahan, berusaha menenangkan degup jantungnya yang berdetak semakin tak beraturan. Mengerti dengan kekhawatiran yang tengah dirasakan oleh putranya, Oris terus mengusap punggung Azeil, sedangkan Rhea tak henti-hentinya memanjatkan doa demi keselamatan menantu dan calon cucunya, sembari menggenggam telapak tangan putra lelakinya yang terasa sangat dingin. “Yah … Dyra gak akan apa-ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN