“Assalamualaikum!” Ucapan salam yang dikatanya sepasang suami istri itu, seketika mengalihkan perhatian Rhea dan Zeira yang tengah sibuk memasak di dapur. Wanita paruh baya berafron, dengan rambut tercepol ke atas, segera mematikan api pada kompor, kemudian berjalan menuju ruang tengah untuk menyambut kedatangan putra dan menantunya yang baru saja tiba. Sedangkan Zeira, mencuci tangannya yang dipenuhi tepung terigu, lalu berjalan menyusul sang ibu dari belakang. “Waalaikumsalam,” sahut Rhea. Wanita paruh baya itu segera mendekat, lalu memeluk tubuh Dyra dengan hati-hati. “Kak Dyra kok masih kerja, sih, Kak?” tanya Zeira pada pria yang tengah mendudukkan tubuhnya di atas sofa ruang tengah. “Iya, nih, kok Dyra masih diizinin kerja sih, Ze?” Kini, giliran Rhea yang menegur putranya.

