Lupa

587 Kata

Amira yang dikenal sebagai Mayumi membuang napas kasar karena banyak sekali pekerjaan. Pintu ruangan kerja Amira diketuk. "Masuk." Miyama menampakkan diri di balik pintu. "Bos, ini yang bos inginkan. Saya sudah memeriksanya baik-baik." "Terima kasih." ucap Amira. "Kau sudah mengirim semua bukti kejahatan Roy, kan ?" "Sudah bos, apa bos ingin saya melakukan sesuatu. Menyelidiki Tuan Max mungkin?" Mata Amira menatap tajam pada Miyama yang mengatakan nama 'Max'. "Kenapa kau menyangkut pautkan masalahku dengan Max?" Amira balik bertanya dengan nada tak suka. "Tapi Bos, apa dia itu tak patut kita curigai? Dia dekat dengan keluargamu, dari ceritanya padamu dia sangat jelas mengenalmu. Bahkan, dia tahu kronologi kenapa kau menghilang." tukas Miyama. "Hanya sebagian Miyama, hanya sebagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN