Setelah Bumi menuntaskan keinginannya dengan mengajak istrinya beribadah sambil mandi bersama dan saat ini Vanesa telah tidur nyenyak. Bumi menatap sosok Vanesa dengan tatapan lembut, disamping istrinya ini ada Tami yang sedang memeluk Vanesa. Bumi juga sedang memeluk pinggang ramping Vanesa dan ponselnya tiba-tiba bergetar membuatnya segera mengangkatnya dan ternyata ada nama mertuanya disana. Bumi melepaskan pelukkannya, ia segera mengangkat ponselnya lalu melangkahkan kakinya turun dari ranjang. Bumi menuju balkon yang ada dikamarnya ini dan ia tidak ingin pembicaraannya dengan mertuanya ini akan didengar oleh istrinya. "Assalamualaikum, Pi..." ucap Bumi. "Waalaikumsalam," ucap Arif. "Mana anak saya Bumi?" Tanya Arif dan suaranya terdengar sangat kesal. "Kelelahan dan sekara

