Bumi, Tami dan Vanesa saat ini berada didalam mobil dan Bumi melirik Vanesa yang sedang menidurkan Tami. Ia juga tidak menyangka Vanesa yang manja ternyata sangat keibuan dan ia juga menyayangi Tami dengan tulus. "Mas kita nggak ada baju dan perlengkapan untuk Tami Mas," ucap Vanesa. "Nanti Fajar akan membawakannya dari rumah, Mami telah membeli banyak perlengkapan untuk Tami," ucap Bumi. "Oke Mas," ucap Vanesa. Beberapa menit kemudian mereka sampai di Apartemen dan saat ini Vanesa telah membaringkan Tami diatas ranjang. Ia menatap wajah Tami yang pucat pasih dan ia sangat khawatir dengan kondisi Tami. "Mas apa perlu dikasih obat lagi Mas?" Tanya Vanesa. Bumi duduk disamping Vanesa dan ia melihat Vanesa memperhatikan Tami dengan tatapan sendu. "Pokoknya sekarang Tami jadi prioritas

