Vanesa meneteskan air matanya mengingat sosok Eren yang telah bersiap berpisah dengan orang-orang yang ia cintai. Ia merasa sngat sedih hingga ia masih saja menangis mengingat hal itu, Vanesa duduk di hadapan Bumi dan ia menatap Bumi dengan tatapan sendu. "Ada apa? Ayo berbicara sama saya sebelum pasien saya datang!" Ucap Bumi. "Sedih aja Mas...hiks....hiks..." ucap Vanesa membuat Bumi memundurkan kursi kerjanya agar memberikan ruang, lalu ia merentangkan tangannya seraya meminta Vanesa agar memeluknya. Vanesa melangkahkan kakinya mendekati Bumi, lalu ia duduk dipangkuan Bumi sambil memeluk Bumi. Ia sangat sedih melihat sosok Eren yang merasa waktunya sudah tidak lama lagi dan ia mempersiapkan dirinya untuk meninggalkan dunia ini. Apalagi Eren ingin suaminya menikah lagi dengan ad

