Vanesa mendekati makam kedua orang tua Tami dan ia membacakan doa, Vanesa berjanji akan menjaga Tami. Mulai sekarang Tami adalah putrinya dan ia akan selalu menyayangi Tami seperti anak kandungnya sendiri. Ia tidak akan pernah mengabaikan Tami dan ia yakin Papinya serta keluarga besarnya akan menerima keputusannya ini. "Tami ini makam orang tua Tami, nanti kalau semua keadaan sudah kondusif, kita kesini lagi ya Nak!" Ucap Vanesa. Tami hanya diam saja dan ia menatap gundukan tanah itu dengan tatapan sendu seolah mengerti jika didalam sana telah bersemayam kedua orang tuanya. 'Tenang saja Ibu dan Ayah Tami, mulai sekarang Tami akan menjadi anak saya, terimaksih telah menghadirkan malaikat kecil didalam hidup saya,' Batin Vanesa dan tanpa ia sadari ia meneteskan air matanya. Fitri ikut m

