Vanesa melangkahkan kakinya mendekati Bumi dan ia mempercepat langkah kakinya, ia hanya ingin membantu meskipun Bumi akan marah padanya. Benar saja, ketika Bumi mengetahui Vanesa mengikutinya emosinya memuncak namun ia memilih untuk bersabar karena ada yang lebih penting, yang harus segera ia lakukan saat ini. Bumi menatap pemukiman yang ada dihadapannya dan ia melihat banjir telah meninggi dan arus air terlihat sangat deras padahal saat ini sedang tidak hujan. "Dokter Bumi itu..." ucap Ivan menunjuk dua orang yang sedang terombang ambing di ditengah banjir dan mereka memegang batang pohon . Arus Aira begitu deras dan entah sudah berapa lama mereka disana. "Tolong...." Ucapnya. Vanesa menatap kejadian itu dan ia menggelengkan kepalanya karena sepertinya Bumi akan langsung menolong

