Bumi sampai dikediaman orang tuanya, sejak tadi Tami menangis karena ia tidak ingin berpisah dengan Vanesa. Tapi karena Seno menjemput paksa Vanesa dan kali ini, ia membiarkannya karena tidak ingin memancing keributan. Bumi melangkahkan kakinya masuk kedalam kediaman orang tuanya dengan menggendong Tami membuat sosok perempuan parubaya tersenyum melihat kedatangan Bumi. Perempuan parubaya yang masih terlihat sangat cantik ini, bernama Esy Pikatan Bramajati dan ia adalah ibu kandung Bumi. "Anak Mami udah pulang, ya ampun Nak please ya nggak usah pergi lagi Nak!" Pinta Esy sendu. "Eh...ini anak siapa cantik banget," ucapnya melihat Tami yang berada dipelukkan Bumi. "Anak Bumi, Mi..." ucap Bumi membuat Esy melototkan matanya, "Bumi kamu jangan kurang ajar sama Mami ya, punya anak kok nggak

