Berbincang bersama para saudaranya membuat Bumi merasa lega, sejujurnya mereka bukan tidak akur hanya saja tidak akrab satu sama lainnya. Mereka disibukkan dengan urusan masing-masing padahal saat itu, Maminya Esy telah berusaha agar mereka bisa akrab satu dengan yang lainnya. Tapi tetap saja Tegar yang memiliki harga diri yang tinggi dan merasa jika ia harus hidup mandiri mulai menjaga jarak dengan Bumi, apalagi ketika ia mengetahui Esy bukanlah ibu kandungnya. Dulu hidup tegar sangat bahagia ketika ia berumur dua belas tahun dan ia sering menghabiskan waktunya dengan kedua adik laki-lakinya ini, tapi setelah muncul ibu kandungnya semuanya berubah. Ia merasa tidak tahu diri jika harus menunjukkan sikap manjanya kepada Esy. Apalagi Esy yang memang sangat memanjakannya sejak kecil dan

