Setelah Bumi dan Vanesa sarapan, saat ini keduanya dalam perjalanan menuju kediaman orang tua Bumi. Jantung Vanesa berdetak dengan kencang dan Vanesa baru menyadari, jika ia tidak membawa buah tangan apapun saat mengunjunginya kediaman mertuanya ini. Vanesa menatap Bumi yang terlihat serius mengemudikan mobilnya dan ia harus mengatakan hal ini kepada Bumi. Apalagi ia ingin menunjukkan kesan yang baik kepada keluarga Bumi agar mereka tidak memaksa Bumi untuk bertunangan dengan Clara atau perempuan lain lalu menceraikannya. "Mas..." panggil Vanesa. Bumi melirik Vanesa sekilas dan ia kembali fokus mengemudi. "Ada apa?" Tanya Bumi. "Kita bawa apa Mas ke Rumah orang tua kamu?" Tanya Vanesa. "Nggak bawa apa-apa," ucap Bumi. "Beli apa gitu Mas aku nggak enak nggak bawa apa-apa, seperti mak

