Dua Puluh Delapan - Selamat Ulang Tahun, Sayang

1738 Kata

“Aku dilahirkan untuk merayakan ulang tahun bersamamu.” ~♥~♥~♥~   Pagi ini cuaca tidak begitu bagus. Meskipun di luar mendung, tetapi entah air yang turun dari awan itu tak kunjung menampakkan keberadaannya. Dan Adel tidak tahu bagaimana caranya ia bisa sangat mengantuk sekarang. Mungkin ini efek samping dari obat yang diminumnya. Atau entahlah, yang jelas Adel sedang mati-matian menahan kantuknya saat Bunda dan Mamanya sekarang tengah mengobrol dengannya. "Bunda, Mama, Adel ke kamar mandi sebentar, ya." Setelah mengucapkan kalimat itu, Adel melangkahkan kakinya ke kamar mandi. Di sana tidak ia habiskan waktu untuk melakukan kegiatan buang air, tetapi Adel hanya ingin membasuh wajahnya dengan air dingin. Siapa tahu kantuknya akan hilang? Adel kembali sepuluh menit kemudian dan isi dal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN