Should We Apologize?

1158 Kata

Melihat wajah ditekuk Vallery adalah kebahagiaan tersendiri untuk Vero. Apalagi ia mengetahui dengan pasti alasan dibalik mengkerutnya kulit-kulit muka sang adik. Semalam, bisa Vero pastikan jika anak-anaknya tidak membiarkan Mischa bergerak seincipun. Kedua anak aktif tersebut tidak akan puas sebelum apa yang diinginkannya terpenuhi. Mereka adalah anak yang ambisius. Gigih sekali dalam mengacau. “Cemberut aja Neng? Nggak dapet jatah ya semalem?” tanya Vero usil. “Abang dong tiga ronde.” Ia sengaja pamer kegiatan panasnya dengan sang istri agar Vallery semakin merana dalam deritanya. “Gas pol! Mumpung anak-anak lagi sama Om Mischanya. Iya nggak Mi?” “Masa sama Mischa semalem? Bukannya mereka bilang mau tidur ya.” Stefany menatap ke sembarang arah. Ia tidak mau ikut disalahkan meski ya— s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN