LC 15

760 Kata

Tadi siang Barat memang berniat pulang cepat, tapi Tania mengajaknya makan malam dan berdiskusi soal investasi baru. Dan tanpa sadar, waktu habis begitu saja. Barat lalu berdiri dan melangkah ke dapur. Saat membuka tudung piring, aroma cokelat langsung menyergap hidungnya. Sebuah piring berisi potongan brownies tersusun rapi, dan secarik kertas kecil berada di sampingnya. Ia membacanya dalam diam, lalu tersenyum kecil. "Masih sempat masak kue," gumam Barat pelan. Barat mengambil sepotong, menggigitnya pelan. Lembut, sedikit pahit, dan rasa cokelatnya pekat. Tidak terlalu manis, persis seperti yang dia suka. Ia mengunyah perlahan, mencoba meresapi rasa yang menghangatkan lidah dan entah kenapa perasaannya ikut menghangat. Barat berjalan ke mesin kopi, membuat satu cangkir hitam tanpa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN