Seperti biasa paginya Adam di sibukkan dengan acaranya di dapur. Tapi beruntungnya kehamilan kali ini Monika tidak mual oleh aroma masakan, jadi di sini tugas Adam hanya membuatkan dua bidadarinya s**u, sedangkan Monika yang bagian membuatkan sarapan untuknya. Semenjak Monika pulang dari rumah sakit dulu dengan keadaan yang hanya bisa duduk di kursi roda karena patah tulang kaki yang dia alami, segala keperluan Ruby dan Monika menjadi tanggung jawab Adam sepenuhnya. Adam masih ingat betapa dia ingin ikut menangis saat dua wanita tercintanya itu menangis. Pada suatu hari di saat usia Ruby baru beberapa bulan dan sedang dalam fase merangkak puterinya itu pernah terjatuh dari tempat tidur, dan Monika yang tak bisa bergerak cepat membuat istrinya itu terlihat begitu putus asa, dua-duanya mena

